DIKLAT PASKIBRAKA KAB. POLMAN TAHUN 2020 SUDAH DIMULAI

PPI Kab. Polman NEWS – Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kab. Polman berlangsung di halaman Kantor Bupati Polewali Mandar, Senin 10 Agustus 2020

Kasi Pemuda dan Olah Raga menjelaskan bahwa pelaksanaan pengibaran bendera pusaka didasari oleh pedoman Kementerian Sekretariat Negara yang disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19. Dikatakannya jumlah peserta diklat merupakan purna paskibraka tahun 2019 yang akan dilatih kembali selama sepuluh hari dari 10 s/d 18 Agustus 2020

Brigpol BAGUS WAHYONO selaku Ketua Team Pelatih menyampaikannya nantinya hanya ada total 8 orang paskibraka yang bertugas. Pengibar bendera 3 orang dan pembawa baki 1 orang di pagi hari dan penurun bendera 3 orang dan pembawa baki 1 orang di sore hari.

“Untuk pelaksanaan pelatihannya nanti tidak ada pelatihan pendidikan malam, jadi hanya kesamaptaan dan di lapangan,”

Diklat Paskibraka Tahun 2020 🇮🇩

DISPOP Kab. Polman Gelar Seleksi Paskibraka Tingkat Kab. Polman Tahun 2020

PPI Polman NEWS – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kab. Polman kembali menggelar Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ( Paskibraka ) Tahun 2020, di Gedung Gabungan Dinas, Kamis 14 April 2020

Seleksi ini digelar selama dua hari dengan diikuti oleh ratusan siswa / siswi SMA / Sederajat utusan sekolah di Wilayah Kab. Polman.

Peserta tesebut akan disaring menjadi 75 orang yang akan bertugas sebagai Penggerek Bendera Merah Putih pada hari peringatan HUT RI 17 Agustus mendatang. Peserta terdiri dari 38 putra dan 37 putri, dibagi menjadi 3 Kelompok Pasuka 17, 8 dan Pasukan 45 dengan tugas yang berbeda yaitu sebagai penggerek penaikan bendera, penurunan bendera dan penggerek cadangan.

Pada Kesempatan itu, Pelatih Paskibraka Kab. Polman Brigpol BAGUS WAHYONO. SH berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi hingga akhir. “ Tahapan yang kami nilai diantaranya mental, disiplin, pengetahuan umum dan tingkah laku. Mental dan disiplin merupakan hal yang utama dalam seleksi mengingat peserta nantinya akan melakukan latihan yang membutuhkan kekuatan fisik yang prima,” jelasnya.

“Kami juga memilih yang benar – benar sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan, sehingga untuk seleksi tahun ini agak berbeda dari  sebelumnya,”